Presiden Joko Widodo, pada 2 Oktober, mengatakan bahwa instansi terkait harus melakukan penilaian keamanan yang komprehensif pada pertandingan, dan meminta Federasi Sepak Bola Indonesia untuk menghentikan semua pertandingan dalam rangka turnamen BRI Liga 1 sampai penyelidikan selesai dan situasi keamanan membaik. Dia juga menyampaikan ucapan belasungkawa kepada keluarga korban tragedi itu, dan menegaskan bahwa tragedi serupa harus dihindari di masa depan.
Federasi Sepak Bola Internasional juga meminta Federasi Sepak Bola Indonesia untuk melaporkan kasus tersebut dan satu tim ahli telah dikirim ke Malang untuk menyelidikinya.
