Dalam komunikenya, Ketua Komite Internasional Palang Merah (ICRC), Peter Maurer menyatakan bahwa peristiwa ini merupakan “kemenangan bagi umat manusia dan menjanjikan satu masa depan yang lebih aman”.
Sedangkan, di akun Twitternya, organisasi Kampanye Internasional untuk Peniadaan Senjata Nuklir (ICAN), yang memainkan peranan utama untuk mempromosikan PBB mengesahkan TPNW dan mendapat Penghargaan Nobel Perdamaian 2017, juga mengumumkan bahwa Honduras menjadi negara ke-50 yang meratifikasi TPNW, sehingga mengaktifkan traktat ini menjadi efektif dan berhasil menciptakan “sejarah”.
