![]() |
Pelaku rencana yang gagal ini adalah seorang Tunisia yang punya kewarganegaraan Jerman. Menurut sumber informasi tersebut, pelaku teror ini telah mengikuti garak-gerik seorang komandan polisi selama 30 menit. Tapi dengan reaksi pandai, dia telah menangkap teroris ini dengan bantuan dari 3 rekan-nya. Tersangka teror ini telah membenarkan bahwa dia direkrutkan oleh organisasi yang menamakan diri “Negara Islam” (IS) dan dia ada kedendaman terhadap pasukan keamanan, bersamaan itu memberitahukan ada maksud melepaskan tembakan di bandara setelah merampok senjata dari polisi.

