(VOVworld) - Tiga tersangka dari organisasi yang menamakan diri sebagai “Negara Islam” (IS) telah ditangkap oleh polisi Turki di kota Istanbul, hari Rabu (23/3) ketika sedang berintrik melakukan serangan-serangan terhadap korps-korps diplomatik atau sekolahan Jerman di Turki. Tiga tersangka ini terdiri dari seorang Turki, seorang Irak dan seorang Suriah. Sebelumnya, pada tanggal 17/3, Jerman telah menutup Kedutaan Besar-nya di Ankara, Konsulat di Istanbul dan banyak sekolahan Jerman di dua kota ini setelah Menteri Luar Negeri Jerman, Frank-Walter Steinmeier memberitahukan adanya tanda-tanda yang takut tentang serangan-serangan yang telah membuat rencana.



Polisis Turki (Ilustrasi)
(Foto: AFP/Kantor Berita Vietnam)

Pada hari yang sama, Konsulat Belanda di kota Instabul (Turki) harus mengungsi dan ditutup sementara karena kekhawatiran tentang bahaya serangan teror.

Selama 8 bulan ini, IS telah mengakui melakukan 4 diantara 6 kali serangan bom di Turki.