(VOVworld) – Perdana Menteri (PM) Turki, Binali Yildirim, pada Kamis (9 Maret), memperingatkan bahwa Amerika Serikat (AS) punya bahaya menimbulkan kerugian besar terhadap hubungan antara negara ini dan Turki kalau pasukan Kurdi ikut serta pada serangan merebut kembali kota Raqqa, di Suriah- tempat yang dianggap ibukota provinsi dari organisasi yang menamakan diri sebagai “Negara Islam” (IS).

PM Turki, Binali Yildirim
(Foto: Kantor Berita Vietnam)
Pada hari yang sama, Menlu Turki, Mevlut Cavusoglu memberitahukan bahwa negara ini akan melakukan serangan terhadap unit-unit penjaga warga Kurdi (YPG) di kotamadya Manbij kalau pasukan ini tidak meninggalkan tempat ini.
