(VOVWORLD) - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Komite Sentral Partai Komunis Vietnam (KS PKV), To Lam, pada Kamis (29 Januari), di Kota Hanoi, menerima kunjungan resmi Presiden Dewan Eropa, Antonio Costa di Vietnam.
Panorama pertemuan tersebut (Foto: VNA) |
Dalam pertemuan tersebut, Sekjen To Lam menekankan bahwa kunjungan Presiden Dewan Eropa ke Vietnam memiliki makna istimewa terutama setelah suksesnya Kongres Nasional XIV PKV. Peningkatan status hubungan Vietnam dan Uni Eropa (UE) menjadi Kemitraan Strategis Komprehensif mencerminkan hubungan mendalam dan visi strategis dari hubungan Vietnam-UE dalam tahap pembangunan yang baru.
Mengenai hubungan Vietnam-Uni Eropa, Sekjen To Lam menegaskan menekankan bahwa pada tahap pembangunan yang baru, Vietnam dan UE perlu memperkuat kerja sama politik-diplomatik, ekonomi, keamanan-pertahanan dan kerja sama multilateral, kerja sama maritim, sains-teknologi dan inovasi kreatif. Sekjen To Lam meminta kepada UE agar mendukung Vietnam dalam mengembangkan perikanan secara berkesinambungan. Fokus utamanya adalah penghapusan kartu peringatan mengenai penangkap ikan yang ilegal, tidak dilaporkan dan tidak diatur (IUU).
Presiden Dewan Eropa, Antonio Costa menekankan bahwa dengan peningkatan hubungan, UE ingin memperkuat kerja sama dengan Vietnam dalam mendorong liberalisasi perdagangan, mendiversifikasi rantai pasokan, transformasi hijau, ekonomi kelautan, infrastruktur lalu lintas, keamanan-pertahanan, kebebasan maritim, serta adaptasi dengan tantangan-tantangan global. Presiden Dewan Eropa menegaskan bahwa UE akan berkoordinasi erat dalam menyusun dan melaksanakan kerangka Kemitraan Strategis Komprehensif UE-Vietnam secara substantif dan efektif.
Panorama pertemuan antara PM Pham Minh Chinh dan Presiden Dewan Eropa, Antonio Costa (Foto: VOV) |
Sebelumnya, pada sore hari yang sama, dalam audiensi bersama Presiden Dewan Eropa, Antonio Costa, Perdana Menteri (PM) Vietnam, Pham Minh Chinh meminta kepada UE agar segera mengirimkan tim penyelidik ke Vietnam untuk memberikan penilaian konkret, serta mengapresiasi upaya serius dan efektif Vietnam dalam penanggulangan IUU, guna segera menghapuskan “Kartu peringatan” IUU terhadap hasil perikanan Vietnam. Dalam pertemuan tersebut, kedua pemimpin juga sepakat untuk berkoordinasi erat dalam melaksanakan dengan efektif Perjanjian Perdagangan Bebas Vietnam-Uni Eropa (EVFTA), dan mempercepat ratifikasi Perjanjian Proteksi Investasi (EVIPA).