![]() |
Pada hari yang sama, Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskiy menegaskan bahwa Ukraina dan Iran telah sepakat untuk bersama-sama mulai mengumpulkan kotak-kotak hitam pesawat terbang tersebut pada pekan ini.
Dalam satu perkembangan yang bersangkutan, komunitas internasional memberikan reaksi keras atas pengakuan Iran dalam menembak jatuh pesawat terbang Maskapai Penerbangan Ukraina sehingga menewaskan 176 orang.
Seorang pejabat Pemerintah Amerika Serikat menganggap bahwa penembakan jatuh pesawat terbang yang dilakukan Iran secara “tidak sengaja” merupakan “satu tragedi yang mengerikan”.
Kanselir Jerman, Angela Merkel menganggap bahwa pengakuan Iran tersebut merupakan satu langkah penting, bersamaan itu menyerukan satu investigasi yang menyeluruh.
PM Kanada, Justin Trudeau, pada Sabtu (11/1), menyatakan bahwa Iran perlu memikul semua tanggung jawab dalam kasus tersebut dan Kanada akan tidak merasa tenteram sampai keadilan dan tanggung jawab dijelaskan. Kabarnya, di antara 176 penumpang yang tewas, ada 57 warga negara Kanada.

