(VOVworld) – Situasi Ukraina sedang berlangsung secara semakin lebih rumit ketika terjadi terus-menerus bentrokan-bentrokan antara para demonstran yang menuntut federalisasi dan orang-orang yang ingin menyatukan Tanah Air di provinsi Odessa (Ukraina Selatan) sehingga menewaskan 37 orang dan melukai hampir 200 orang lain.

Dalam reaksinya terhadap perkembangan-perkembangan terbaru di Odessa, Kementerian Luar Negeri Rusia, pada Sabtu (3 Mei) mengeluarkan pernyataan yang isinya mengutuk “ketidak-bertanggungjawaban” dari Kiev dalam menghadapi serangan-serangan yang dilakukan oleh anasir-ansir ekstrimis terhadap para demonstran yang menuntut federalisasi. Rusia mengimbau kepada Pemerintahan sementara Kiev dan para pendukungnya dari Barat supaya menghentikan kekacauan sekarang ini./.
