Warga Lebanon mengungsi di koridor perbatasan Jdeidet Yabous di perbatasan Lebanon-Suriah, 7 Oktober 2024. Foto:Xinhua/VNA |
Di medsos X, Presiden Komisi Eropa, Ursula von der Leyen menegaskan: “Uni Eropa bahu membahu dengan para warga yang terkena dampak krisis di Lebanon”. Dia menunjukkan, barang bantuan kali ini meliputi banyak barang esensial seperti selimut, peralatan penampungan, dan obat-obatan.
Sementara itu, Kementerian Luar Negeri Amerika Serikat, pada hari yang sama, telah meminta Israel untuk menghindari pelaksanaan tindakan-tindakan militer di Lebanon seperti yang telah terjadi di Jalur Gaza, bersamaan itu menyatakan kekhawatiran tentang situasi kemanusiaan di wilayah Palestina yang dirusak perang.

