Selain mengumumkan paket bantuan militer baru senilai 10 miliar Euro, Uni Eropa dan Ukraina juga sepakat untuk mendorong produksi bersama sistem pesawat non-awak (UAV) serta memperluas kerja sama di sektor industri pertahanan. Presiden Volodymyr Zelensky menilai kesepakatan ini sebagai “langkah bersejarah” dalam hubungan antara Ukraina dan Uni Eropa. Ia juga menegaskan bahwa Kiew ingin mengembangkan kemampuan produksi pertahanannya dengan para mitra Eropa.

Pada hari yang sama, Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen dan Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky turut menyaksikan upacara penandatanganan kesepakatan penting mengenai kerja sama produksi UAV. Langkah ini membuka babak baru dalam kerja sama industri pertananan antara kedua belah pihak untuk meningkatkan kemampuan defensif terhadap tantangan-tantangan keamanan yang semakin meningkat.

Di samping kerja sama pertahanan tersebut, Ukraina terus mendorong integrasinya untuk proses bergabung dengan Uni Eropa setelah resmi membuka negosiasi pada tahun 2024.