![]() |
Ketika berbicara di depan jumpa pers mengakhiri konferensi tersebut, Presiden Dewan Eropa, Donald Tusk memberitahukan ambisi agenda ini ialah menangani masalah-masalah kontroversial seperti reformasi Eurozone, krisis kaum migran, keamanan intra-uni, perdagangan, keuangan Uni Eropa pada masa depan. Dia juga menjelaskan alasan mengapa dia merekomendasikan cara kerja baru, mungkin lebih langsung dan mengurangi sifat formal. Hal ini berarti bahwa Eropa bisa menghadapi “bentrokan-bentrokan” di bidang yang kerjasama belum tertib dan Uni Eropa perlu menyedari secara jujur apa sebab-musababnya. Dia menegasakan “bentrokan” tidak bisa dihindari, apalagi itu dilaksanakan di atas dasar menghormati prinsip-prinsip dan punya target membantu maju ke depan, bersamaan itu ini adalah semangat kerja dari Uni Eropa.

