PM Libanoan, Saad Hariri (Foto: AFP/VNA)

Pernyataan tersebut dikeluarkan oleh ibu Mogherini dalam pertemuan dengan Presiden Libanon, Michel Aoun, Ketua Parlemen, Nabih Berri, Perdana Menteri Saad Hariri dan Menteri Luar Negeri, Jebbran Bassil. Ketika menanggapi pernyataan ibu Mogherini, Presiden Libanon, Aoun menegaskan bahwa Libanon menilai tinggi dukungan Uni Eropa dan berharap agar semua negara anggota Uni Eropa akan ikut serta secara efektif dalam konferensi-konferensi global untuk membantu negara ini. Dalam pada itu, Ketua Parlemen Libanon, Berri telah menilai tinggi Uni Eropa yang mempertahankan pandangan mendukung Libanon dan masalah Palestina, khususnya masalah yang bersangkutan dengan Kota Jerusalem.

Dalam satu pernyataannya, Perutusan Uni Eropa menekankan bahwa kunjungan ke-2 yang dilakukan oleh ibu Mogherini di Libanon pada tahun ini memperlihatkan hubungan kerjasama yang berkesinambungan dan berjangka-panjang dari Uni Eropa dengan Libanon. Uni Eropa akan terus mendukung Libanon dalam menghadapi semua tantangan di depan mata dan mempertahankan komitmennya tentang kesatuan, kedaulatan dan keutuhan wilayah negeri Libanon.