Ilustrasi

Peringatan tersebut dikeluarkran Uni Eropa setelah Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump dalam pidatonya pada Minggu (28/1), menganggap bahwa Uni Eropa sedang “sangat tidak adil” terhadap AS dalam perdagangan bilateral, bersamaan itu memperingatkan bahwa ini mungkin akan menjadi masalah besar.

Jurubicara Margaritis Schinas menekankan bahwa bagi Uni Eropa, kebijakan perdagangan bukanlah “permainan menang-kalah”, bukanlah “siapa yang menang, siapa yang kalah”. Menurut dia, Uni Eropa percaya bahwa perdagangan mungkin dan seharusnya mendatangkan “kemenangan bersama”, perdagangan harus “terbuka pintu” dan “adil” serta berdasarkan pada ketentuan-ketentuan hukum.