Upacara pembukaan pertama berlangsung pada siang hari tanggal 11 Juni (waktu setempat), atau pada dini hari tanggal 12 Juni menurut Waktu Indonesia Barat (WIB), di Stadion Azteca, Kota Meksiko, Meksiko. Upacara pembukaan ini tidak hanya menandai dimulainya turnamen yang mempertemukan 48 tim nasional dari seluruh dunia, tetapi juga meninggalkan kesan mendalam melalui cara Meksiko menceritakan kisah tentang negaranya lewat musik, seni, dan nilai-nilai budaya tradisional. Semua itu ditampilkan dalam suasana perayaan yang dipenuhi oleh suara musik, warna-warni, dan emosi.

Setelah upacara pembukaan di Kota Meksiko, pada 13 Juni, Kanada menyelenggarakan upacara pembukaan berikutnya di Stadion BMO Field, Toronto.

Kanada memilih tema Perjalanan multikultural dari pantai ke pantai, yang bertujuan menggambarkan sebuah “perjalanan melintasi Kanada”, mencerminkan tiga garis pantai yang luas serta keberagaman etnis yang menjadi ciri khas negara tersebut.

Salah satu sorotan utama dalam upacara tersebut adalah trofi Piala Dunia emas yang direka ulang dalam bentuk mozaik seni bergerak raksasa, yang melambangkan keharmonisan berbagai komunitas imigran yang bersama-sama membentuk Kanada modern saat ini.

Upacara pembukaan terakhir diselenggarakan di AS, bertempat di Stadion SoFi di Los Angeles, negara bagian California, tepat sebelum pertandingan antara tim nasional AS melawan Paraguay di Grup D pada pukul 08.00 tanggal 13 Juni. Upacara pembukaan di AS dirancang dengan tema: Pesta musik dan cahaya bergaya Hollywood. AS menonjolkan gaya hiburan yang megah, modern, dan spektakuler, mencerminkan karakter khas Los Angeles sebagai pusat industri hiburan dan perfilman AS.

Piala Dunia 2026 akan berlangsung selama lebih dari satu bulan sebelum ditutup dengan partai final yang akan digelar di kawasan New York–New Jersey, AS, pada 19 Juli.