Dalam masa bakti yang baru, salah satu pekerjaan pertama dari Presiden EC ialah memilih “kabinet” yang meliputi para anggota Eropa untuk cepat menentukan kebijakan baru bagi EC. Ursula von der Leyen memberitahukan akan menciptakan posisi anggota baru untuk menangani krisis perumahan di Uni Eropa, memperkuat badan-badan penjaga perbatasan Frontes, meningkat tiga kali lipat jumlah serdadu penjaga perbatasan dan melawan informasi yang salah.
Tantangan-tantangan lain yang harus dihadapi dalam masa bakti baru ialah krisis di Ukraina, konflik yang berbahaya melanda luas di Timur Tengah, atau eskalasi ketegangan perdagangan antara Uni Eropa dan Tiongkok.
