![]() |
Rekomendasi ini dikeluarkan Ismail Ould Cheikh Ahmed di depan jumpa pers setelah delegasi PBB mengakhiri kunjungan di Riyadh, Ibukota Arab Saudi - tempat mengadakan pertemuan antara dia dengan Presiden migran Yaman, Abd Rabbu Mansour Hadi dan kalangan otoritas senior Arab Saudi. Utusan Khusus, Ismail Ould Cheikh Ahmed menilaia bahwa bentrokan di Yaman secara subtantif adalah “bentrokan politik” dan hanya bisa dipecahkan melalui perundingan-perundingan politik. Dia bersamaan itu berseru kepada pimpinan semua faksi dan pasukan politik di Yaman memberikan konsesi yang perlu untuk bisa membuka jalan bagi perdamaian jangka panjang. Menurut Ismail Ould Cheikh Ahmed, PBB sedang mempertimbangkan langkah-langkah berikutnya untuk membantu semua faksi di Yaman “memulihkan kepercayaan dan mengarah ke satu solusi melalui perundingan” berdasarkan pada tiga pilar yaitu “membentuk kembali permufakatan gencatan senjata, membina kepercayaan dan kembali kemeja perundingan untuk mencapai satu permufakatan perdamaian yang komprehensif”.

