Di Amerika Serikat, negara yang terkena dampak paling parah akibat pandemi Covid-19, sub-varian BA.2 Omicron (atau disebut sebagai “Omicron Siluman”) sedang menular dengan cepat dan hingga sekarang tercatat ada hampir 35.000 kasus positif.

Sementara itu, di negara-negara Amerika lain seperti Peru dan Ekuador, situasi wabah Covid-19 menunjukkan tanda-tanda membaik sehingga membolehkan kalangan otoritas berangsur-angsur menghapuskan langkah-langkah pembatasan.

Di Tiongkok dan Republik Korea, wabah sedang mengalami perkembangan kompleks dengan jumlah kasus positif baru meningkat cepat dibandingkan dengan hari-hari sebelumnya. Sementara itu, tgl 15 Maret merupakan hari keempat terus-menerus Republik Korea mencatat jumlah kasus positif baru terus melampaui 300.000 kasus.