Di antaranya, Viet Nam melampaui negara-negara tetangga di kawasan Asia Tenggara yaitu Malaysia, Indonesia dan Singapura untuk menduduki posisi ke-8.

Untuk mengeluarkan daftar pemeringkatan ini, perusahaan tersebut telah melakukan survei terhadap 21.000 orang asal 80 negara di dunia, di antaranya ada pendapat dari kira-kira 7.000 pemimpin perusahaan di seluruh dunia untuk mengeluarkan keputusan ini. Daftar pemeringkatan ini berdasarkan pada 8 kriterium yaitu semangat start-up, kestabilan ekonomi, kebijakan perpajakan yang kondusif, kreativitas, tenaga kerja yang trampil tentang teknologi, kedinamisan dan masalah korupsi.

Perusahaan terserbut menilai bahwa reformasi-reformasi kebijakan ekonomi telah membantu Viet Nam menjadi satu negara yang lebih kompetitif dan modern. Viet Nam semakin melakukan integrasi secara lebih intensif ketika menjadi anggota WTO, Perserikatan Bangsa-Bangsa dan ASEAN, Forum Kerjasama Ekonomi Asia-Pasifik dan banyak perjanjian perdagangan besar.