(VOVworld) – Vietnam mempunyai kemampuan menjadi destinasi bagi semua grup multi nasional dalam gelombang penggeseran dari pusat-pusat pengolahan dan manufaktur dan mungkin menjadi satu pusat pengolahan dan manufaktur baru dari dunia selama 20 tahun mendatang.

Vietnam bertekat menjadi menjadi satu pusat pengolahan
dan manufaktur baru dari dunia.
(Foto:news.zing.vn).
Demikian pendapat para peserta lokakarya ilmiah dengan tema : “ Vietnam menjadi satu pusat olahan dan cetakan baru dari dunia pasca tahun 2015” yang diselenggarakan di kota Hanoi. Ketika berbicara di depan lokakarya ini, Ketua Pengurus Besar Front Tanah Air Vietnam, Nguyen Thien Nhan menegaskan bahwa pada waktu mendatang, perekonomian Vietnam akan berkembang berdasarkan pada sains-teknologi dan teknik tinggi, terus mengarah ekspor, menjamin kualitas tenaga kerja dan memperbaiki kemampuan manajemen. Sekarang ini, 90persen sumber daya mengenai permodalan dari semua badan usaha Vietnam sedang bergantung pada bidang perbankan.
Gubernur Bank Negara Vietnam, Nguyen Van Binh menekankan: “Rancangan dokumen Kongres Nasional ke-12 Partai Komunis Vietnam telah menetapkan bahwa salah satu diantara target-target umum dalam pengembangan sosial-ekonomi Vietnam tahap 2016-2020 yalah terus membangun fundasi agar pada pokoknya cepat membawa negeri kita menjadi negeri industri menurut arah modern. Oleh karena itu, cabang industri pengolahan dan manufaktur sedang mendapat banyak kemudahan untuk menjadi pusat pengolahan dan manufaktur baru dari dunia”. Lokakarya tersebut akan turut memberikan argumentasi untuk membuat rencana pengembangan sosial-ekonomi tahap 2016-2020 serta Visi Vietnam 2030.
