Banjir bandang dan tanah longsor terjadi pada tanggal 26 Agustus setelah bongkahan besar es dan bebatuan terlepas dari lereng utara Gunung Langtang Lirung di Nepal, menyebabkan sejumlah besar tanah dan pebatuan melanda ke lembah, mengakibatkan banjir dan tanah longsor yang meluas. Menurut Badan Pengelolaan dan Mitigasi Bencana Nepal, hingga pukul 20.00 Jumat malam (4 September, menurut WIB), Nepal telah mencatat setidaknya 1.287 kematian dan 5.083 orang hilang akibat banjir bandang dan tanah longsor. Banjir tersebut juga menyebabkan kerusakan besar pada properti, rumah dan infrastruktur, dengan perkiraan total nilai setidaknya 387,5 miliar rupee Nepal (setara dengan 2,56 miliar dolar Amerika Serikat).