Menlu Le Hoai Trung mengapresiasi peran kepemimpinan, tata kelola yang proaktif, serta kontribusi penting Filipina selaku Ketua ASEAN 2026. Secara khusus ia menyoroti upaya menjaga persatuan, konsensus, mendorong suara yang bertanggung jawab, dan membentuk pendekatan bersama ASEAN di tengah perkembangan kompleks yang dihadapi kawasan dan dunia.

Menlu Maria Theresa Lazaro mengapresiasi peran, suara, serta kontribusi positif Vietnam di ASEAN. Ia menganggap koordinasi antara kedua negara di ASEAN serta berbagai forum multilateral merupakan titik terang dalam hubungan bilateral. Menlu Filipina menyampaikan harapan agar kedua pihak terus meningkatkan konsultasi, mengoordinasikan pendirian, dan saling mendukung, terutama dalam persiapan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN ke-49 dan kegiatan-kegiatan tersisa dari Tahun Keketuaan ASEAN 2026.

Mengenai masalah-maslaah regional dan internasional yang menjadi perhatian bersama, kedua Menlu sepakat untuk terus meningkatkan koordinasi yang erat, saling percaya, dan konstruktif antara dua negara. Di samping itu, bersama-sama berkontribusi bagi perdamaian, stabilitas, kerja sama, penghormatan terhadap hukum internasional, serta memperkuat peran sentral ASEAN dalam struktur kawasan. Mengenai Laut Timur, kedua pihak sepakat memperkuat koordinasi dalam proses negosiasi COC secara efektif, substantif dan sesuai dengan hukum internasional dan UNCLOS 1982.