Usai upacara penyambutan, kedua PM melakukan pertemuan terbatas sebelum memimpin delegasi tingkat tinggi kedua negara dalam pembicaraan bilateral untuk mengevaluasi hasil kerja sama kedua negara selama ini serta membahas dan menyepakati arah kerja sama pada waktu mendatang.
Dalam pembicaraan tersebut, PM Le Minh Hung menyambut baik kunjungan resmi PM Donald Tusk ke Vietnam setelah 16 tahun. Kunjungan ini berlangsung ketika hubungan persahabatan tradisional yang baik antara kedua negara telah menempuh perjalanan sejarah selama 76 tahun sejak hubungan diplomatik resmi dijalin pada tahun 1950.
“Vietnam secara konsisten menghargai dan ingin untuk memperkuat hubungan persahabatan tradisional serta kerja sama di berbagai bidang dengan Polandia, yang merupakan salah satu mitra terpenting Vietnam di kawasan Eropa Tengah dan Timur. Saya sangat mengapresiasi dan menghargai kesepakatan kedua pihak untuk meningkatkan hubungan menjadi Kemitraan Strategis pada kesempatan kunjungan PM Donald Tusk ini. Langkah ini menetapkan arah-arah besar guna memanfaatkan potensi kerja sama kedua negara secara lebih efektif pada waktu mendatang”.
Sementara itu, PM Donald Tusk menyatakan kekagumannya terhadap pesatnya perubahan positif di Vietnam. Ia menegaskan bahwa Vietnam merupakan salah satu contoh paling menonjol dalam sejarah dunia tentang bagaimana mengubah semangat kerja keras, aspirasi untuk terus maju, dan nilai-nilai perdamaian menjadi kekuatan pembangunan yang berlandaskan kecerdasan dan kebijaksanaan.
Dalam konferensi pers setelah pembicaraan bilateral, PM Le Minh Hung menyampaikan bahwa kedua pihak telah mencapai kesepakatan luas dalam berbagai bidang. Secara khusus, kedua PM telah mengesahkan Pernyataan Bersama tentang penggalangan Hubungan Kemitraan Strategis serta Rencana Aksi untuk Memperkuat Kemitraan Vietnam – Polandia periode 2026–2030.
Dari pihaknya, PM Polandia Donald Tusk menegaskan bahwa Vietnam merupakan salah satu mitra terpenting Polandia di Asia dan menyatakan bahwa potensi kerja sama kedua negara masih sangat besar. Kepala Pemerintahan Polandia tersebut mengusulkan agar kedua negara mendorong keseimbangan perdagangan bilateral yang lebih harmonis, sekaligus menciptakan kondisi yang lebih kondusif bagi Perusahaan-perusahaan Polandia untuk berinvestasi di sektor farmasi dan teknologi informasi, serta mengekspor produk pertanian dan pangan ke Vietnam.
Sebelum konferensi pers, kedua PM menyaksikan penandatanganan dan pertukaran sejumlah dokumen penting mengenai kerja sama bilateral di bidang pendidikan dan pariwisata.
