Tilgram tersebut menunjukkan Vietnam konsekuen dengan kebijakan menentang senjata nuklir dan merupakan salah satu di antara negara-negara pertama yang mendukung, menandatangani dan meratifikasi Perjanjian Palarangan Senjata Nuklir. Presiden Tran Dai Quang percaya bahwa konferensi tahun ini akan merupakan kesempatan bagi berbagai kekuatan dan organsiasi perdamaian di dunia untuk mencanangkan aktivitas-aktivitas baru guna menentang senjata nuklir dan senjata pemusnah massal, terus menegaskan solidaritas dan saling mendukung terhadap para korban senjata atom, korban agen oranye/dioxin serta korban kejahatan perang yang lain demi satu dunia yang damai, aman, stabil dan berkembang secara berkesinambungan.