Sangat ideal ketika Vietnam sekamin memainkan peran yang menonjol di tingkat regional dan internasional. Forum Masa Depan ASEAN menjadi bukti contoh bagi peran membimbingnya. Hal ini sangat penting bagi Australia karena Australia dan Vietnam saling mendukung multilateralisme, mendukung Perserikatan Bangsa-Bangsa dan satu ketertiban yang berdasarkan pada ketentuan, di antaranya Konvensi Perserikatan Bangsa-Bangsa mengenai Hukum Laut 1982.
Ketika menilai peran ASEAN dalam mendorong perdamaian dan stabilitas regional di tengah konteks dunia mengalami perkembangan rumit dewasa ini, Dubes Gillian Bird menyatakan bahwa ASEAN memiliki peran utama terhadap perdamaian, keamanan, dan kemakmuran di kawaran, dan sudah memainkan peran sentral sejak terbentuk pada 60 tahun lalu. Peran ini bahkan lebih penting di tengah dunia yang mengalami perkembangan yang semakin rumit dan lingkungan strategis yang berkompetitif. Secara khusus, ASEAN tidak hanya menghubungkan 11 anggota saja, tetapi juga mengonektivitaskan para mitra penting yang lain. Semuanya mendiskusikan penanganan masalah secara damai dan berdasarkan pada konsensus.
Dari 9 hingga 10 Juni, Ibu Kota Hanoi menyambut lebih dari 500 anggota peserta Forum Masa Depan ASEAN (AFF) yang ketiga dengan tema: Bersama-sama menetapkan masa depan: Perdamaian, kemakmuran dan pembangunan dengan warga sebagai sentral”. Ini merupakan peristiwa hubungan luar negeri multilateral pertama di tingkat tinggi yang dipimpin Vietnam pada tahun 2026.
AFF merupakan inisiatif Vietnam yang diumumkan pada Konferensi tingkat tinggi ASEAN tahun 2023 (di Indonesia). Penyelenggaraan forum oleh Vietnam dengan partisipasinya di berbagai mekanise regional dan internasional memanifestasikan semangat dari sebuah anggota yang positif dan bertanggung jawab, memberikan kontribusi pada perdamaian, stabilitas dan kemakmuran bersama di kawasan.
