(VOVWORLD) - Menurut prakiraan Kementerian Industri dan Perdagangan Vietnam, nilai ekspor Vietnam dalam 6 bulan pertama tahun ini mencapai pertumbuhan sekitar 14% dibandingkan dengan masa yang sama tahun lalu. Konkretnya, nilai ekspor-impor dalam 6 bulan pertama diprakirakan mencapai sekitar 426 - 430 miliar USD, setara dengan meningkat sekitar 15,5 - 15,8% dibandingkan dengan masa yang sama tahun lalu.
Di antaranya, nilai ekspor diprakirakan mencapai sekitar 215 - 217 miliar USD, meningkat sekitar 13,8 - 14%, nilai impor diprakirakan mencapai sekitar 211 - 213 miliar USD, meningkat sekitar 17 - 17,2%. Surplus perdagangan diprakirakan mencapai 3,4 - 4 miliar USD.
Foto ilustrasi: VOV |
Menurut Bapak Tran Thanh Hai, Wakil Direktur Direktorat Ekspor-Impor, Kementerian Industri dan Perdagangan Vietnam, semua angka ini pada pokoknya telah mencapai dan melampaui rencana yang ditetapkan oleh Pemerintah.
Bapak Tran Thanh Hai, Wakil Direktur Direktorat Ekspor-Impor, Kementerian Industri dan Perdagangan Vietnam. Foto: VOV |
Mengenai ekspor pada paruh kedua tahun ini, Kementerian Industri dan Perdagangan menilai bahwa tantangan terbesar adalah masalah tarif AS serta ketidakstabilan geopolitik di dunia. Namun, Bapak Tran Thanh Hai menganggap bahwa semua kementerian, instansi, dan badan usaha Vietnam telah melakukan persiapan yang baik untuk menanggapinya, di antaranya mendiversifikasi pasar.
“Perluasan dan diversifikasi pasar akan selalu menjadi tugas titik berat. Di antaranya, kita telah siap mencari dan merundingkan perjanjian-perjanjian perdagangan bebas dengan kawasan-kawasan, seperti Asia Selatan, Timur Tengah, Afrika, Amerika Latin, dll. Semuanya ini adalah kawasan dengan populasi besar dengan berminat produk-produk unggulan Vietnam”.