Dalam sambutannya, miliarder Eric Schmidt, mantan Ketua dan CEO Google serta mantan Ketua Komisi Keamanan Nasional Amerika Serikat untuk Kecerdasan Buatan (NSCAI), menekankan bahwa dengan keunggulan sumber daya manusia serta prestasi Vietnam yang secara konsisten berada di jajaran negara teratas dunia dalam Olimpiade Matematika Internasional (IMO), Vietnam sepenuhnya memiliki potensi untuk menjadi salah satu pemimpin dunia dalam bidang kecerdasan buatan (AI) di masa depan. Selain itu, Eric Schmidt berkomitmen untuk mendampingi Vietnam dalam pembentukan dana investasi swasta untuk AI, mendukung konektivitas antara perusahaan dan talenta Vietnam, serta menyediakan beasiswa bagi para mahasiswa.

Sementara itu, Direktur NIC, Vu Quoc Huy, menegaskan bahwa salah satu fokus utama NIC adalah menarik dana investasi terkemuka dunia, para ilmuwan, dan pakar teknologi ke Vietnam guna bersama-sama membangun ekosistem inovasi yang dinamis.

Vietnam juga menargetkan pembentukan generasi perusahaan teknologi Vietnam yang mampu bersaing di tingkat internasional, sekaligus melahirkan lebih banyak perusahaan dengan pertumbuhan pesat yang mengembangkan teknologi baru di berbagai bidang seperti AI, semikonduktor, teknologi kuantum, robotika, UAV (pesawat tanpa awak), teknologi digital, dan teknologi hijau.