Deputi PM, Menlu Vietnam Pham Binh Minh (kanan) bertemu dengan Menlu AS, Rex Tillerson di sela-sela Konferensi Menlu ASEAN pada Senin (07 Agustus) di Manila, Filipina (Foto: Kantor Berita Vietnam)

Pada semua pertemuan tersebut, Deputi PM, Menlu Pham Binh Minh menekankan bahwa Vietnam sepakat bersama-sama dengan semua negara dan Uni Eropa membawa kerjasama menjadi intensif, mempertahankan pertukaran delegasi dan pertemuan tingkat tinggi, memperkuat temu pergaulan rakyat dan meningkatkan efektivitas mekanisme-mekanisme kerjasama. Beliau meminta kepada semua negara supaya menciptakan syarat kepada komoditas, khususnya agribisnis Vietnam untuk mendekati pasar negara-negara.

Tentang masalah-masalah regional dan internasional, Vietnam dan semua fihak menegaskan sentralitas ASEAN di kawasan, berkoordinasi memecahkan masalah-masalah keamanan tradisional dan non-tradisional seperti antiterorisme, masalah nuklir di semenanjung Korea dan masalah Laut Timur di atas hukum internasional, di antaranya ada UNCLOS 1982 dan DOC, mendukung ASEAN dan Tiongkok selekasnya merundingkan COC secara substantif.

Pada selasa pagi (8/8), Manila, Ibukota Philippina, Deputi PM, Menlu Vietnam Pham Binh Minh juga melakukan pertemuan bilateral dengan Menlu Jepang, Kono Taro dan Menlu Republik Korea, Kang Kyung Wha.