Vietnam Menerima Undangan untuk Berpartisipasi dalam Dewan Perdamaian Jalur Gaza
(VOVWORLD) - Pada 16 Januari 2026, Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengirim surat kepada Sekretaris Jenderal Komite Sentral Partai Komunis Vietnam (Sekjen KS PKV) To Lam.
Presiden Trump mengundang Sekjen To Lam dan Vietnam untuk berpartisipasi dalam Dewan Perdamaian Jalur Gaza sebagai Negara Anggota Pendiri. Langkah ini bertujuan agar komunitas internasional dapat bersama-sama mendorong solusi perdamaian yang berkelanjutan bagi konflik antara Israel dan Palestina di Jalur Gaza.
Sekjen To Lam dalam pembicaraan telepon dengan Presiden AS Donald Trump pada Juli 2025 (Foto: VNA) |
Menanggapi surat tersebut, Sekjen To Lam menegaskan pendirian konsisten Vietnam adalah mendukung dan selalu siap berkontribusi pada upaya bersama komunitas internasional dalam menyelesaikan konflik dan perbedaan melalui langkah damai, sesuai dengan hukum internasional dan Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa, serta menghormati hak-hak dasar para pihak terkait. Sekjen To Lam menerima undangan tersebut dan menegaskan kesiapan Vietnam untuk berpartisipasi sebagai Negara Anggota Pendiri Dewan Perdamaian, bersama AS dan komunitas internasional memberikan kontribusi aktif untuk menuju solusi jangka panjang dan komprehensif bagi proses perdamaian Timur Tengah, termasuk pembentukan Negara Palestina yang hidup berdampingan secara damai dengan Negara Israel.
Dalam surat tersebut, Sekjen To Lam juga meminta Vietnam dan AS supaya terus bekerja sama untuk mendorong hubungan Kemitraan Strategis Komprehensif antara kedua negara agar berkembang semakin substantif dan efektif; memperkuat kerja sama di berbagai bidang yang sesuai dengan kebutuhan dan prioritas masing-masing pihak, berdasarkan prinsip saling menghormati, menjamin kepentingan sah setiap negara, serta memberikan kontribusi positif pada perdamaian, kerja sama, dan pembangunan di kawasan maupun di dunia.
Van Hieu