Vietnam Menetapkan Pemicuan Sains-Teknologi dan Inovasi Kreatif sebagai Prioritas Papan Atas

(VOVWORLD) - Sesi konsultasi pertama tentang pembentukan Dewan Ilmu Pengetahuan Internasional yang Independen dan Forum Global tentang Kecerdasan Buatan (AI) diselenggarakan pada tgl 17 Januari, di Markas Besar Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di New York, Amerika Serikat di bawah kepemimpinan dua koordinator yaitu  para Duta Besar (Dubes), Kepala Perwakilan Tetap Spanyol dan Costa Rika di PBB.
Vietnam Menetapkan Pemicuan Sains-Teknologi dan Inovasi Kreatif sebagai Prioritas Papan Atas - ảnh 1Panorama sesi tersebut (Foto: VOV5)

Ketika berbicara di depan sesi tersebut, Konselor minister Nguyen Hoang Nguyen, Wakil Kepala Perwakilan Vietnam di PBB menegaskan bahwa Vietnam menetapkan pendorongan sains-teknologi dan inovasi kreatif sebagai prioritas papan atas untuk merealisasikan visi perkembangan sampai tahun 2045, di antaranya menganggap AI sebagai teknologi yang bersifat revolusioner, memberikan banyak peluang tapi juga mengajukan banyak tantangan yang harus dihadapi banyak negera. Pada konteks, manajemen AI global sedang dibagikan, Vietnam menilai bahwa pembentukan dua mekanisme yang terkait di PBB merupakan langkah penting dan tepat waktu untuk memperkuat kerja sama agar memanfaatkan potensi dan mencegah krisis terkait dengan AI, demi kepentingan komunitas internasional.

Wakil Vietnam menekankan PBB perlu memainkan peranan sentralitas dalam menetapkan rangka manajemen global dan menjamin peluang berpartisipasi secara lengkap dari semua negara. Vietnam mendukung ide membentuk jaringan pembangunan kemampuan AI, setuju dengan semua pendapat dari mayoritas negara yaitu perlu menciptakan syarat bagi partisipasi dan sumbangan dari semua unsur terkait, di antaranya ada sektor swasta untuk mengembangkan kekuatan terpadu dalam mengembangkan, menerapkan dan melakukan manajemen AI dan jangan ada siapa yang tertinggal di belakang. 

Komentar

Yang lain