(VOVWORLD) - Dalam konferensi pers mengumumkan data statistik sosial-ekonomi triwulan IV dan selama tahun 2025 pada Senin sore (05 Januari), di Kota Hanoi, Direktorat Stastitik, Kementerian Keuangan memberitahukan bahwa total modal investasi asing langsung (FDI) yang terdaftar di Vietnam pada tahun 2025 mencapai lebih dari 38,4 miliar USD, meningkat 0,5 persen dibandingkan dengan tahun lalu.
Di antaranya, realisasi modal FDI mencapai lebih dari 27,6 miliar USD, meningkat 9 persen dibandingkan dengan tahun lalu. Angka ini merupakan realisasi modal FDI paling tinggi selama 5 tahun terakhir. Terdapat 4.000 proyek yang diberikan izin pendaftaran baru dengan modal terdaftar sebanyak 17,3 miliar USD, meningkat 20 persen lebih dibandingkan dengan tahun lalu. Di antaranya, industri olahan dan manufaktur mendapat izin pendaftaran baru dengan modal FDI terbesar sebanyak 10 miliar USD.
Di antara 90 negara dan teritori yang proyek investasinya diberikan pendaftaran baru di Vietnam pada tahun 2025, Singapura menjadi investor terbesar dengan 4,84 miliar USD, disusul Tiongkok, Hongkong (Tiongkok), Jepang dll. Diantara sektor investasi di Vietnam, industri olahan dan manufaktur mencapai sekitar 22,9 miliar USD, menduduki kira-kira 83 persen total realisasi modal FDI.
Masih dalam konferensi tersebut, Direktorat Statistik memberitahukan bahwa pada tahun 2025, total nilai impor-ekspor komoditas mencapai lebih dari 930 miliar USD, meningkat 18,2 persen dibandingkan dengan tahun lalu, dengan nilai ekspor meningkat 17 persen, dan nilai impor meningkat 19,4 persen. Neraca perdagangan komoditas ekspor mencapai lebih dari 20 miliar USD. Tentang pasar, Amerika Serikat menjadi pasar ekspor yang terbesar bagi Vietnam dengan nilai perdagangan mencapai lebih dari 153 miliar USD, disusul Tiongkok.