![]() |
Untuk mengembangkan dengan berhasil-guna semua permufakatan FTA, dia menyatakan bahwa Vietnam dan Cile perlu memperkuat kerjasama di bidang ilmu-pengetahuan, teknologi, jasa dan ekonomi digital, bersamaan itu memeriksa kembali daftar semua produk dan kejuruan yang mendapat keuntungan dari permufakatan ini.
Deputi Menlu Rodrigo Yanez menjunjung tinggi usaha Vietnam memulai masa bakti Keketuaan ASEAN 2020, menganggap ini sebagai peluang baik bagi Cile untuk memperkuat hubungan dengan negara-negara Asia Tenggara dan Cile sedang mendorong secara kuat pembentukan Komite Gabungan Perkembangan dan Perdagangan Cile – ASEAN. Dia menegaskan bahwa Vietnam merupakan mitra strategis penting primer bagi Cile dalam memperluas hubungan dengan negara-negara anggota ASEAN.

