Event ini menghimpun partisipasi lebih dari 580 pelaku usaha asal 60 negara dan teritori dengan mencatat lebih dari 3.000 sesi konektivitas perdagangan.

Dalam forum tersebut, Deputi Menteri Perindustrian dan Perdagangan Vietnam, Phan Thi Thang memberitahukan bahwa Pemerintah Vietnam menargetkan pertumbuhan ekspor sekitar 15-16 persen pada tahun 2026, guna mencapai nilai perdagangan sebanyak 546-550 miliar dolar Amerika Serikat (AS). Dengan 17 Perjanjian Perdagangan Bebas (FTA) yang telah ditandatangani dan diimplementasikan, ditambah lingkungan bisnis yang stabil dan kapasitas produksi yang semakin meningkat, Vietnam terus menjadi destinasi pilihan oleh beberapa grup internasional dalam strategi diversifikasi sumber pasokan.

Menurut para ahli, tren pergeseran rantai pasokan global saat ini membuka peluang besar. Namun para pelaku usaha Vietnam perlu meningkatkan kapasitas teknologi, kualitas, tata kelola data dan memenuhi standar-standar hijau agar dapat berpartisipasi pada rantai nilai global secara lebih mendalam.