Deputi Menlu Ha Kim Ngoc berbicara pada pembahasan tersebut (Foto: VOV) |
Dalam pembahasan tersebut, Deputi Menteri Ha Kim Ngoc menegaskan kembali komitmen-komitmen Vietnam pada Konferensi ke-26 para pihak peserta Konvensi kerangka PBB tentang perubahan iklim (COP 26), khususnya target mencapai nol bersih emisi pada tahun 2050. Dia mengapresiasi potensi dan kepentingan yang diberikan listrik tenaga nuklir, tetapi menganggap bahwa pengembangan teknologi ini perlu menjamin standar-standar internasional dalam hal keamanan, keselamatan nuklir dan mematuhi ketentuan tentang inspeksi nuklir. Deputi Menlu Ha Kim Ngoc menegaskan, Vietnam telah melaksanakan secara serius dan lengkap kewajiban nasional terhadap Badan Energi Atom Internasional (IAEA) dan berkomitmen terus mendukung sentralitas IAEA dalam penggunaan teknologi nuklir demi tujuan damai.
Pada hari yang sama, Deputi Menlu Ha Kim Ngoc melakukan temu kerja dengan Wakil Sekjen PBB urusan kebijakan, Volker Turk dan kepala delegasi negara-negara Inggris, Kyrgyzstan, Norwegia, Rumania, Slovenia dan Australia guna membahas masalah-masalah bilateral serta situasi internasional dan regional.

