Forum IMRF bertujuan untuk meninjau hasil pelaksanaan Perjanjian Global tentang Migrasi yang Aman, Tertib, dan Teratur (Perjanjian GCM) sejak Forum pertama pada tahun 2022. Selain itu forum juga membahas peluang dan tantangan terkait migrasi serta menetapkan prioritas-prioritas kerja sama untuk tahap berikutnya.
Dalam pidatonya pada sesi diskusi umu, perwakilan Vietnam, Wakil Kepala Direktorat Konsuler Phan Thi Minh Giang, menilai bahwa situasi migrasi global terus berkembang secara kompleks. Dalam konteks tersebut, Vietnam menegaskan bahwa Perjanjian GCM terus menjadi kerangka penting untuk mendorong dialog dan kerja sama yang substansial mengenai migrasi, sesuai dengan kondisi dan prioritas masing-masing negara. Ketika menegaskan bahwa Vietnam tetap teguh pada pendekatan yang “seimbang dan berpusat pada manusia” dalam tata kelola migrasi, Phan Thi Minh Giang menyatakan bahwa Vietnam secara aktif melaksanakan Rencana Implementasi Perjanjian GCM yang diberlakukan pada tahun 2020. Beberapa poin yang menonjol adalah penyempurnaan kebijakan dan perturan hukum, mendorong pilihan migrasi yang legal dan aman melalui kerja sama ketenagakerjaan bilateral, perekrutan yang adil serta pengurangan biaya migrasi. Selain itu, Vietnam juga mempercepat transformasi digital dalam pengelolaan migrasi.
Perwakilan Vietnam menekankan perlunya perluasan kanal-kanal migrasi legal dan berkelanjutan, memperkuat kerja sama di sepanjang rute migrasi dan mendorong pendekatan yang berpusat pada korban dalam pencegahan dan pemberantasan perdagangan manusia serta penyelundupan migran. Vietnam juga berkomitmen untuk bekerja sama secara konstruktif dengan para mitra guna mendorong pelaksanaan Perjanjian GCM.
