Pada konferensi tersebut, Menlu Le Hoai Trung mengapresiasi komitmen AS terhadap perdamaian, stabilitas, dan pembangunan di kawasan. Ia juga meminta kedua pihak untuk segera menyelesaikan dan melaksanakan Program Kerja Komprehensif untuk periode baru secara efektif.

Terkait kerja sama ekonomi, Menlu Le Hoai Trung meminta ASEAN dan AS untuk mendorong perdagangan dan investasi yang terbuka, transparan, dan saling menguntungkan. Selain itu, kedua pihak perlu memperkuat kerja sama di berbagai bidang, seperti ekonomi digital, kecerdasan buatan (AI), semikonduktor, ilmu pengetahuan, teknologi, dan inovasi kreatif.

Mengenai berbagai isu regional dan internasional, Menlu Le Hoai Trung mengapresiasi dukungan AS terhadap prinsip pendirian ASEAN mengenai Laut Timur. Ia juga mengimbau AS untuk terus berkontribusi dalam membangun struktur kawasan yang terbuka, inklusif, transparan, mandiri, dan berbasis landasan hukum, dengan ASEAN sebagai sentral.

Terkait situasi di Timur Tengah, Menlu Le Hoai Trung menyerukan kepada semua pihak untuk mendorong dialog serta memulihkan jalur-jalur pelayaran yang aman dan lancar melalui Selat Hormuz. Ia juga menekankan pentingnya menjamin kebebasan navigasi sesuai dengan hukum internasional, khususnya Konvensi Perserikatan Bangsa-Bangsa tentang Hukum Laut (UNCLOS) Tahun 1982.