![]() |
Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus menekankan bahwa WHO memutuskan tidak mengeluarkan pernyataan situasi darurat tentang kesehatan komunitas. Meskipun ini merupakan satu situasi darurat di Tiongkok, tetapi belum menjadi satu situasi darurat tentang kesehatan global. Sekarang WHO tidak memberikan rekomendasi yang lebih besar tentang pembatasan mobilitas atau perdagangan.
Sementara itu, pada Jumat (24/1), Komisi Kesehatan Nasional Tiongkok (NHC) memberitahukan bahwa sampai Kamis (23/1), ada 830 pasien yang ditetapkan terkenal radang paru-paru akibat virus Corona yang baru (2019 0 nCoV) di 29 provinsi di Tiongkok.

