Warga memakai masker untuk mencegah wabah Covid-19 di Hong Kong (Tiongkok) (Foto: AFP/VNA)

Amerika Serikat merupakan negara yang terkena dampak paling parah dengan 1.430.348 kasus infeksi dan 85.197 kasus kematian.

Daerah administratif khusus Hong Kong (Tiongkok), pada Rabu (13/5), mengumumkan 2 kasus infeksi pertama di masyarakat setelah waktu 3 pekan tidak mencatat kasus baru. Yang patut diperhatikan, kedua kasus ini tidak bersangkutan dengan orang-orang yang kembali dari luar negeri.

Republik Korea, pada hari yang sama, terus mencatat lagi 26 kasus infeksi baru, pada latar belakang kalangan otoritas negara ini sedang berupaya memadamkan kawasan wabah yang baru didetekksi yang bersangkutan dengan berbagai bar dan klub di Seoul. Ini juga merupakan hari kedua terus-menerus jumlah kasus infeksi baru lebih banyak dari pada jumlah kasus yang dinyatakan sudah sembuh dan tetap mencapai 2 digit, sehingga meningkatkan kekhawatiran tentang gelombang penularan kedua yang muncul di negara ini.