Amerika Serikat (AS) tetap memelopori dunia tentang jumlah kasus yang terpapar ketika mematokkan angka 300.000 orang, di antaranya ada lebih dari 8.400 kasus yang meninggal dunia. Presiden AS, Donald Trump memperingatkian bahwa “pekan yang paling serius” yang dihadapi oleh AS akan segera tiba dan memperkirakan “akan ada banyak kasus yang meninggal dunia”. Presiden Donald Trump juga berkomitmen memberikan peralatan-peralatan kesehatan kepada tempat-tempat panas wabah tersebut di seluruh AS. Dia juga mengaktifkan Undang-Undang menganai produksi pertahanan untuk menghentikan ekspor masker serta peralatan-peralatan kesehatan pelindung yang lain.

Sementara itu, selama waktu 24 jam ini, di Eropa ada lagi ribuan orang yang meninggal dunia karena pandemik Covid-19, sementara itu, jumlah kasus yang baru terjangkit bertambah puluhan ribu orang. Inggris mencatat jumlah kematian dengan angka rekor sebenyak 707 kasus pada Sabtu (04 April), di antaranya ada seorang anak-5 tahun. Menyusun kemudian ialah Spanyol dan Italia.

Terhitung sampai dengan hari Sabtu (04 April), seluruh Afrika mencatat 8.220 kasus yang terpapar Covid-19, di antaranya ada 372 orang yang telah meninggal dunia. Bank Pembangunan Asia (ADB) memperingatkan bahwa pandemik Covid-19 berbahaya menimbulkan kerugian sebesar 4,1 triliun USD terhadap perekonomian global, sama dengan 4,8% GDP dunia.