Pada pertemuan tersebut, Wakil PM Pham Gia Tuc menegaskan bahwa Vietnam menganggap AS sebagai salah satu mitra terpenting dan ingin terus mendorong hubungan bilateral secara lebih intensif, ekstensif dan substansial. Ia meminta kedua belah pihak untuk memperkuat pertukaran delegasi dan meningkatkan kepercayaan politik; berkoordinasi erat untuk segera menyelesaikan perundingan tentang kesepakatan perdagangan timbal balik yang adil dan seimbang. Selain itu, Amerika Serikat diusulkan untuk memperluas kerja sama di bidang sains – teknologi, inovasi kreatif, dan transformasi digital. Wakil PM juga meminta AS untuk segera mencabut Vietnam dari daftar kendali ekspor D1 dan D3 dan mengakui status ekonomi pasar Vietnam.

Sementara itu, Wamenlu AS, Christopher Landau menegaskan bahwa AS ingin terus memperdalam hubungan Kemitraan strategis komprehensif dengan Vietnam di berbagai bidang, seperti: ekonomi dan perdagangan, energi, keamanan dan pertahanan, serta sains dan teknologi. Kedua belah pihak sepakat untuk memperkuat koordinasi dalam mengimplementasikan kesepakatan-kesepakatan tingkat tinggi secara efektif, mendorong kerja sama secara substansial, dan menangani perbedaan dengan semangat terbuka dan konstruktif.

Wamenlu juga mengapresiasi peran dan kontribusi Vietnam yang kian positif terhadap perdamaian dan stabilitas di kawasan dan di dunia.