Vietnam Memelopori ASEAN tentang Pertumbuhan Ekonomi Digital

(VOVWORLD) - Dengan laju pertumbuhan tertinggi di Asia Tenggara selama tiga tahun terus-menerus (2022, 2023 dan 2024), ekonomi digital Vietnam sedang menjadi motivasi penting dalam mendorong perekonomian di dalam negeri. Dengan laju peningkatan seperti sekarang, ekonomi digital Vietnam diprakirakan mencapai target 45 miliar USD, menduduki prosentase 20 persen Produk Domestik Bruto (PDB) tahun ini.
Vietnam Memelopori ASEAN tentang Pertumbuhan Ekonomi Digital - ảnh 1Tim Evan, Direktur Utama HSBC Vietnam (Foto: HSBC)

Menurut data statistik dari Bank Dunia (WB), prosentase ekonomi digital dalam PDB Vietnam secara terus-menerus meningkat selama tahun-tahun terakhir, lebih tinggi dibandingkan dengan beberapa negara di kawasan seperti Thailand (12,1 persen), Indonesia (8,3 persen), Filipina (6,9 persen). Google juga menilai bahwa laju perkembangan ekonomi digital Vietnam paling cepat di Asia Tenggara. Sementara itu, Bank HSBC menilai bahwa laju pertumbuhan ekonomi digital Vietnam terus mempertahankan posisi pelopor di ASEAN pada waktu mendatang. Bapak Tim Evan, Direktur Utama HSBC Vietnam menyatakan:

“Populasi Vietnam sangat muda, sekitar 80 persen orang Vietnam menggunakan telepon genggam, taraf pengakses internet dan ruang pencakupan gelombang telepon pintar sangat tinggi. Perusahaan-perusahaan quilin di  Vietnam menduduki posisi kedua di kawasan. E-commerce juga menjadi fondasi ketika Vietnam mempunyai kekuatan populasi muda yang bersedia menerapkan teknologi. Saya pikir bahwa masa depan ekonomi digital Vietnam masih sangat besar dan menjadi pasar yang menarik untuk cabang industri digital dan badan-badan usaha di dalam dan luar negeri yang sedang beraktivitas di cabang ini”.

Menurut survei HSBC, 60 persen badan usaha yang beraktivitas di Vietnam memberitahukan rencana menginvestasikan teknologi dan digitalisasi bagi kegiatan bisnis sekarang dengan titik beratnya yaitu pembayaran digital, Ecommerce dan kecerdasan buatan. Di samping itu, laju pertumbuhan pembayaran non-tunai di Vietnam meningkat lebih dari 50 persen setiap tahun, memelopori Asia Tenggara.

Vietnam Memelopori ASEAN tentang Pertumbuhan Ekonomi Digital - ảnh 2Bapak Nguyen Minh Phong (Foto: Majalah Industri dan Perdagangan)

Banyak ekonom menilai bahwa kunci yang menciptakan daya tarik bagi Vietnam berkat Vietnam dengan dini menetapkan peta jalan bagi pengembangan ekonomi digital. Menurut ekonom Nguyen Minh Phong, Vietnam telah lebih dari 20 tahun menyiapkan pembuatan berbagai mekanisme dan kebijakan bagi ekonomi digital.

“Vietnam merupakan salah satu di antara sedikit negara-negara di dunia yang sangat gigih dan terkini menetapkan jalan pengembangan ekonomi digital, dan ini juga merupakan haluan konsekuen dari Pemerintah Vietnam dalam semua bimbingannya. Di beberapa segi, Vietnam telah mencapai banyak kesuksesan tertentu seperti mendapatkan barisan sumber daya manusia yang lebih awal mendekati teknologi, ekonomi digital infrastruktur bagi ekonomi digital, selangkah demi selangkah membentuk dasar hukum tentang teknologi digital serta menjamin keamanan”.

Di samping itu, berkat memiliki kekuatan tenaga kerja muda, pemahaman tinggi dengan berbentuk tekonologi baru, khususnya kesiapan dari badan-badan usaha dalam teknologi digital. Mereka sedang menjadi lokomotif dalam proses melakukan transformasi digital, menguasai teknologi di dalam negeri, melakukan kerja sama dan konektivitas dengan berbagai grup teknologi besar di dunia untuk mendekati teknologi mutakhir, mendorong perkembangan ekonomi digital dan meningkatkan daya saing Vietnam di kancah internasional. Di Forum Masa Depan ASEAN 2025 yang baru saja diselenggarakan di Kota Hanoi, Bapak Mai Huy Tuan, CEO Perusahaan Persero Teknologi Digital SSI (SSI Digital) berbagi:

“Selama ini, Sekretaris Jenderal (Sekjen) To Lam juga memanifestasikan tekad besar yaitu memasukkan Vietnam ke satu era baru. Kami selalu bersinergi dengan Pemerintah dan tanah air. Kami selalu mengeluarkan pertanyaan, Vietnam dengan populasinya sekitar 100 juta jiwa dengan penduduk yang sangat muda dan mencitai teknologi, mengapa Vietnam tidak menjadi penyelenggara event-event internasional besar untuk mendatangkan para mitra internasional ke Vietnam dan bersama-sama dengan Vietnam mengembangkan teknologi”.

Upaya dan tekad dari Pemerintah, kesiapan berjalan seperjalanan dengan badan-badan usaha teknologi serta banyak unsur unggul tentang pasar sedang menciptakan perubahan-perubahan yang komprehensif dalam menerapkan teknologi digital di semua bidang kehidupan sosial-budaya di Vietnam, menciptakan motivasi baru bagi pertumbuhan, dan mendorong ekonomi di ASEAN.

Komentar

Yang lain