Para anggota MN menegaskan bahwa rancangan resolusi tersebut telah menunjukkan pola pikir inovatif. Mereka meminta bahwa agar resolusi benar-benar diterjemahkan ke dalam kehidupan dan menciptakan terobosan, perlu diklarifikasi konsep dan peraturan konkret mengenai industri budaya.

Ketika memberikan pendapat terhadap institusi dan kebijakan untuk melestarikan dan mengembangkan budaya etnis-etnis minoritas, kesenian rakyat, dan kesenian tradisional, Hoang Ngoc Dinh, anggota MN Provinsi Tuyen Quang, mengusulkan:

“Menambahkan dan memprioritaskan pelestarian dan pengembangan budaya etnis-etnis minoritas, terutama bahasa, aksara dan nilai-nilai budaya tradisional yang khas. Kedua, negara perlu memberlakukan kebijakan untuk mendukung pengajaran dan praktik bermacam jenis kesenian rakyat dan kesenian tradisional di komunitas setempat, mendukung pengrajin, praktisi, dan pewaris warisan dalam pengajaran kepada generasi muda. Semua langkah tersebut bermakna menentukan untuk menjamin kontinuistas budaya”.

Pada pagi hari yang sama, MN memberikan pendapat terhadap rancangan Resolusi mengenai pembentukan Kota Dong Nai di bawah pusat.

Pada sore hari, MN melakukan pembahasan di auditorium tentang rancangan Resolusi MN mengenai ujicoba lembaga pengacara publik.