Event tersebut diselenggarakan oleh Balai Penerbitan Perempuan Vietnam dan 13 balai lain yang berlangsung dari 21 hingga 27 April dimeriahkan dengan beberapa kegiatan seperti pameran, perkenalan dan sosialisasi karya-karya buku dan pers.

Di Kota Hue, pada pagi hari yang sama, Perpustakaan Umum Kota Hue berkoordinasi dengan Dinas Budaya dan Olahraga Kota Hue membuka Hari Buku dan Budaya membaca Vietnam yang ke-5. Dengan tema: “Buku-Pengetahuan-Hasrat pengembangan tanah air”, peristiwa tersebut jua menandai pencanangan Kontes Duta Budaya membaca tahun 2026 dan Lomba mendesain pola pameran dokumen dengan tema” Buku dengan warisan Hue”.

Sehubungan dengan kesempatan ini, Panitia meluncurkan buku “Koleksi makalah penelitian tentang Dinasti Nguyen” (2 jilid), dengan lebih dari 2.700 halaman. Materi buku ini merupakan pilihan, yang dipilih dari 165 karya penelitian terkemuka. Semua karya tersebut turut memperjelas nilai sejarah Dinasti Nguyen dan menegaskan posisi Hue sebagai pusat budaya dan sejarah yang unik. Bapak Tran Huu Thuy Giang, Wakil Ketua Komite Rakyat Kota Hue, mengatakan:

Hari Buku dan Budaya membaca Vietnam yang ke-5 tidak hanya merupakan kesempatan untuk mengapresiasi buku saja, tetapi juga bentuk tanggung jawab pelestarian dan pengembangan tradisi haus belajar. Saya meminta kepada berbagai tingkatan, instansi, sekolah, keluarga dan seluruh masyarakat terus mendampingi dalam membangun lingkungan membaca yang kuat, menghidupkan rasa cinta setiap warga terhadap buku”.

Festival Buku dan Sains-Teknologi Provinsi Son La 2026 dibuka pada pagi 21 April di Lapangan Tay Bac, Kecamatan To Hieu, Provinsi Son La.

Di event tersebut, para peserta melakukan pawai untuk menyebarkan pesan akan budaya membaca, semangat inovasi kreatif serta hasrat pengembangan, mengunjungi dan menawarkan ruang pameran dan perkenalan buku membentuk “Rumah kecerdasan”, serta berbagai gerai yang memperkenalkan pemprograman, dan penawaran penggunaan Robotics/Robocon, teknologi dan inovasi kreatif.