Demikian hal yang ditekankan pada Konferensi ke-2 Konsul Kehormatan Republik Sosialis Vietnam di Luar Negeri tahun 2026, yang berlangsung pada Kamis pagi (30 Juli), di Provinsi Quang Ninh.
Dalam konferensi tersebut, para Konsul Kehormatan di Nepal, Brasil, Kaledonia Baru (Prancis), dan lain-lain membagikan pengalaman kerja serta mengusulkan langkah-langkah untuk meningkatkan efektivitas operasional. Mengenai koordinasi antara Konsul Kehormatan dan Asosiasi Komunitas Perantau Vietnam dalam mendukung komunitas, melestarikan budaya, dan melindungi warga negara Vietnam, Dinh Jean Pierre, seorang yang berpengalaman 10 tahun sebagai Konsul Kehormatan di Konsulat Vietnam di Kaledonia Baru, menekankan:
"Koordinasi dengan asosiasi-asosiasi dalam perlindungan warga negara perlu mengedepankan semangat transparansi, kerja sama, dan saling menghormati, sehingga mendapatkan kepercayaan serta simpati dari komunitas perantau. Koordinasi antara Konsul Kehormatan dan kegiatan pelestarian identitas budaya tradisional bangsa harus dilakukan secara rutin sekaligus memiliki fokus yang menonjol."
Guna meningkatkan kinerja sistem Konsul Kehormatan, Departemen Konsuler Kementerian Luar Negeri akan terus memberikan kemudahan maksimal bagi pengangkatan dan aktivitas Konsul Kehormatan, menjaga konektivitas, serta memberikan penghargaan secara tepat waktu kepada individu-individu yang berprestasi.
