Konferensi ini bertujuan untuk meneliti, mempelajari, mencamkan dan mengimpelementasikan beberapa Resolusi dan Instruksi Politbiro. Sekretaris Jenderal (Sekjen) Komite Sentral Partai Komunis Vietnam (KS PKV) sekaligus Presiden To Lam, Perdana Menteri (PM) Le Minh Hung, Ketua Majelis Nasional (MN) Tran Thanh Man dan Anggota Tetap Badan Sekretariat KS PKV Tran Cam Tu menghadiri konferensi. Konferensi tersebut terhubung secara daring ke 35.00 titik lokasi dengan artisipasi lebih dari 3,7 juta delegasi peserta.

Saat menghadiri dan menyampaikan pidato bimbingan dalam konferensi tersebut, Sekjen sekaligus Presiden To Lam meminta seluruh sistem politik menyatukan pemahaman, menguasai hal baru dan hubungan organik di antara 6 dokumen. Di samping itu, seluruh sistem politik harus mencamkan setiap dokumen, mengorelasikannya secara tepat, menyelenggarakan pelaksanaan secara sinkron dan menciptakan kekuatan terpadu.

Mengenai pelaksanaannya, Sekjen sekaligus Presiden To Lam menekankan perlunya menyempurnakan kelembagaan dan memperjelas pembagian kewenangan, memastikan ketersediaan sumber daya dan mengelola risiko. Menurut Beliau, kelembagaan harus melangkah lebih awal, menjaga displin dan tata tertib serta membuka jalan bagi pembangunan. Desentralisasi harus berjalan seiring dengan penyediaan sumber daya, keuangan, data, teknologi dan pengontrolan kekuasaan. Di samping itu, perlu diciptakan perubahan substansial dalam pekerjaan personalia, semangat pelopor, tanggung jawab untuk menjadi teladan, dan budaya implementasi. Hal ini dianggap sebagai proses menentukan dan mengimplementasikan resolusi dan instruksi ke dalam kehidupan.

Sekjen sekaligus Presiden To Lam menekankan perlunya menata kembali ruang dan sumber daya pembangunan sesuai dengan kepentingan terpadu nasional, serta mengaitkan pengembangan daerah, pengembangan pariwisata dengan pengembangan sumber daya warga Vietnam di luar negeri.

“Pembangunan wilayah merupakan metode penataan pertumbuhan nasional, bukan sekadar plus dari rencana-rencana daerah. Kita harus bertransisi dari ruang administratif ke ruang pembangunan multi-tingkat dan multi-pusat yang berbasis pada fungsi, keunggulan, serta rantai nilai; dengan menghubungkan wilayah darat, laut, udara, ruang bawah tanah, ruang digital, serta ruang-ruang pembangunan baru lainnya. Pengembangan pariwisata harus ditempatkan dalam strategi pembangunan nasional serta ruang ekonomi wilayah, sehingga dapat menjadi penggerak pertumbuhan baru dan meningkatkan kekuatan lunak. Pariwisata perlu dikelola sebagai suatu ekosistem ekonomi terpadu yang bersifat lintas sektor dan lintas wilayah. Perlu bertransisi secara kuat dari orientasi kuantitas menuju kualitas, nilai tambah, serta daya saing; dengan menjadikan kebudayaan, identitas, dan pengalaman sebagai keunggulan, serta ilmu pengetahuan, teknologi, inovasi, transformasi digital, dan transformasi hijau sebagai pendorong utamanya”.

Seiring dengan itu, pekerjaan mengembangkan sumber daya warga Vietnam di luar negeri harus bertransisi dari sekadar menggerakan dan memperhatikan menuju sikap mendampingi, menciptakan mekanismedan menghubungkan sumber daya secara efektif.

Sekjen sekaligus Presiden menegaskan bahwa enam dokumen tersebut secara bersama-sama bertujuan meningkatkan kapasitas kepemimpinanan, daya saing dan kekuatan perjuangab dari Partai, membangun Kepeloporan, keteladanan jajaran kader yang berani bertanggung jawab, menyempurnakan tata kelola, menata ruang pembangunan, menjadikan pariwisata sebagai motor penggerak pertumbuhan dan mengoptimalkan semua sumber daya nasional. Oleh karena itu, setelah konferensi ini, berbagai Komite Partai, lembaga, daerah dan kepala harus menetapkan tugas utama, menugaskan orang yang tepat dengan wewenang dan sumber daya serta memperjelas produk akhir, tenggat waktu, dan tanggung jawab. Setiap dokumen harus diwujudkan menjadi tindakan nyata, memiliki penanggung jawab yang jelas, serta dapat diperiksa melalui hasil konkret; yang pada akhirnya harus membuat negara semakin kuat, kehidupan rakyat semakin baik, dan kepercayaan rakyat semakin kokoh./.

Berbagai Dokumen yang Dikaji dan Dicamkan dalam Konferensi tersebut:

-Instruksi nomor 07-CT/TW pada tgl 13 Juli tahun 2026 mengenai : “Memperkuat pembejalaran dan pengamalan pikiran, moral, gaya hidup Ho Chi Minh dalam periode pembaruan baru”.

- Resolusi nomor 23-NQ/TW pada tgl 2 Agustus tahun 2026 mengenai: “Pekerjaan Warga Vietnam di luar negeri”.

-Resolusi nomor 25-NQ/TW pada tgl 22 Agustus tahun 2026 mengenai “Strategi pekerjaan ideologi dalam konteks baru”.

-Resolisi nomor 24-NQ/TW pada tgl 22 Agustus tahun 2026 mengenai: “Pengembangan sifat pelopor, teladan, inovasi kreatif, berani berpikir, berani bertindak, dan berani bertanggung jawab dari jajaran pejabat dan anggota Partai dalam era baru”.

-Resolusi nomor 26-NQ/TW pada tgl 22 Agustus tahun 2026 mengenai “Menjadikan pariwisata Vietnam sebagai ekonomi andalan dalam era baru”.

-Resolusi nomor 27-NQ/TW pada tgl 28 Agustus mengenai :Mengembangkan berbagai daerah dan menyelenggarakan ruang pembangunan nasional pada periode baru”.