Delegasi tersebut terdiri dari 124 perwira dan prajurit dari Kementerian Pertahanan dan Kementerian Keamanan Publik.

Berbicara pada upacara penyambutan, Menteri Luar Negeri (Menlu) Venezuela, Yvan Gil Pinto menegaskan bahwa pengiriman pasukan bantuan Vietnam ke Venezuela merupakan bukti nyata hubungan persahabatan tradisional dan hubungan Kemitraan Komprehensif antara kedua negara. Kepala pokja Vietnam, Mayor Jenderal Pham Van Ty, menyatakan bahwa pasukannya akan melaksanakan tugas dengan semangat dan tanggung jawab tertinggi, serta menganggap aksi penyelematan dan pertolongan warga Venezuela seperti saudara sebangsa sendiri.

Segera setelah pokja menempati lokasi penugasan, Menteri Pertahanan (Menhan) Venezuela, Jenderal Gustavo López, datang berkunjung dan berterimakasih kepada para perwira dan prajurit Vietnam. Jenderal Gustavo Lopez menyatakan apresiasi yang mendalam atas aksi mulia dari angkatan bersenjata Vietnam, serta meyakini bahwa hubungan persahabatan dan Kemitraan Komprehensif antara kedua negara pada umumnya, dan angkatan bersenjata kedua negara pada khususnya, akan terus diperkuat dan dikembangkan.

Pada hari yang sama, dalam pernyataannya kepada media, Penjabat Presiden Venezuela, Delcy Rodríguez juga menyampaikan terima kasih kepada para pemimpin Partai, Negara, dan rakyat Vietnam atas solidaritas dan dukungan yang diberikan kepada Venezuela setelah dua gempa bumi berturut-turut yang menyebabkan kerusakan parah di Ibukota Karacas dan Negara Bagian La Guaira. Ia menyatakan bahwa partisipasi tim pertolongan Vietnam akan berkontribusi signifikan dalam meningkatkan upaya pencarian dan pertolongan (SAR) serta bantuan kemanusiaan di wilayah-wilayah terdampak. Hingga saat ini, sekitar 30 negara telah mengirimkan pasukan SAR ke Venezuela.