Demikian informasi yang dirilis dalam Penelitian Prospek Pelaku Usaha 2026 dari Bank UOB pada 22 Juni yang menunjukkan bahwa panorama bisnis di Vietnam sedang semakin positif.
Salah satu prioritas menonjol yang tercatat dalam survei tahun ini ialah manajemen energi. Hingga 96 persen pelaku usaha Vietnam menilai ini sebagai masalah penting, angka yang lebih tinggi dibandingkan dengan taraf rata-rata regional sebanyak 87 persen. Untuk mencapai semua target tersebut, para pelaku bisnis sedang menginvestasikan solusi-solusi seperti peralatan penghematan energi (43 persen) dan tenaga energi surya (42 persen) untuk menyeimbangan efisiensi biaya dan keberhasilan operasional.
Di samping itu, pelaku bisnis Vietnam juga mempercepat proses transformasi digital dengan AI yang semakin menegaskan perannya sebagai satu motor penggerak pertumbuhan penting. Sebanyak 80 persen pelaku usaha mulai melaksanakan AI; 25 persen di antaranya sudah menerapkan AI di tingkat lanjut. Hasil-hasil survei ini juga menunjukkan bahwa dua dari tiga jumlah pelaku bisnis meningkatkan anggaran investasi untuk teknologi ini sebanyak lebih dari 25 persen pada tahun 2026.
