Dengan keberhasilan tersebut, instansi pariwisata Vietnam menyelesaikan sekitar 50 persen target yaitu menyambut kedatangan 25 juta wisman pada tahun 2026.

Tentang skala pasar, selama paruh pertama tahun 2026, Tiongkok, dan Republik Korea terus menjadi pasar besar, menduduki 40 persen total jumlah wisman ke Vietnam. Menyusun kemudian Rusia, Taiwan (Tiongkok), AS, Jepang dan lain-lain.

Tentang motor penggerak pertumbuhan, kawasan Asia Tenggara terus menjadi salah satu motor penggerak pertumbuhan yang penting bagi pariwisata Vietnam. Menyusun kemudian di kawasan Asia Selatan, India terus menjadi titik terang. Selain itu, Eropa menjadi kawasan yang memiliki laju pertumbuhan paling tinggi selama 6 bulan pertama tahun dengan taraf peningkatan 56 persen dibandingkan dengan kurun waktu yang sama tahun lalu.

Menteri Kebudayaan, Olahraga dan Pariwisata memberitahukan bahwa pada waktu mendatang akan mendorong pengembangan pariwisata sebagai cabang ekonomi andalan. Hubungan yang saling mendukung antara pariwisata dengan berbagai instansi yang terkait perlu dikembangkan, dimindahkan dari kelebaran dan jumlah ke kedalaman, kualitas serta nilai tinggi yang terkait dengan produk kreatif dan pengalaman yang unik. Instansi pariwisata Vietnam akan menuju segmen wisatawan dengan pengeluaran tinggi dan masa tinggal yang lama.