(VOVworld) – Selama 14 tahun ini, sudah menjadi kebiasaan, pada malam hari bulan pernama yaitu pesta Chap Goh Meh, di ibu kota Hanoi, banyak provinsi dan kota lain di seluruh Vietnam berlangsung peristiwa Hari Sajak Vietnam. Ini merupakan kesempatan bagi para penyair, pengarang dan penggemar sajak Vietnam melakukan pertemuan dan berbagi karya-karyanya yang diciptakan sepanjang tahun lalu. Bersamaan itu, setiap lapangan sajak di setiap daerah juga menjadi satu lapangan main budaya yang khas, tempat menemukan banyak talenta sajak dan turut membawa sajak dekat dengan semua orang.

Ide Hari Sajak Vietnam tidak hanya memuliakan nilai-nilai sajak dalam masa lampau, tapi hal yang sangat penting ialah memperkenalkan sajak kontemporer Vietnam dalam ritme hidup baru, membangun dan membela Tanah Air dewasa ini, turut membina jiwa dan karakter manusia Vietnam. Penyair Nguyen Quang Thieu mengatakan: “Selama 14 tahun ini, justru para pembaca dan penggemar sajak Vietnam telah ikut serta dalam hari sajak ini secara semakin lebih hangat dan mereka telah ingat bahwa dalam setahun ada satu Hari Sajak Vietnam. Di situ, mungkin ada para penyair dan bukan penyair, tapi semangat persajakan selalu berada dalam kehidupan mereka”.
Setiap kali diselenggarakan, Hari Sajak Vietnam mempunyai lagi banyak ciri baru, khususnya ialah perihal Asosiasi Kesastraan dan Kesenian Vietnam mengundang para penyair dan pengarang internasional untuk melakukan temu pergaulan dengan para penyair, pengarang dan massa rakyat Vietnam.
Pada Hari Sajak Vietnam tahun ini, para penyair yang untuk pertama kalinya datang dari Perutusan Uni Eropa telah ikut serta dalam peristiwa ini dengan serentetan aktivitas untuk membawa sajak kontemporer Eropa mendekati kalangan penggemar sajak Vietnam. Ini juga merupakan kesempatan untuk menyosialisasikan sajak kontemporer Vietnam secara lebih luas dan lebih jelas kepada sahabat-sahabat internasional, ingin membawa Hari Sajak Vietnam berangsur-angsur menjadi satu peristiwa yang bersifat internasional. Penyair Perancis, Andre Velter yang mewakili para penyair dari Perutusan Uni Eropa peserta Hari Sajak Vietnam ke-14 mengatakan: “Ketika ikut serta dalam Hari Sajak Vietnam, saya telah dapat melakukan kontak dan pertukaran sajak dengan beberapa penyair Vietnam. Ini merupakan pertukaran dan perbahasan satu sama lain antara para penyair, maka saya sangat menyukainya. Saya melihat bahwa ini merupakan aktivitas yang mnyerap partisipasi banyak orang, tidak hanya sajak saja, tapi juga semua seni yang bersangkutan”.
Satu hal yang baru lagi pada Hari Sajak Vietnam ke-14 ini ialah ruang sajak yang khas untuk penyair cilik. Di lapangan sajak ini, para peserta dapat mendengarkan sajak-sajak yang diciptakan dan disampaikan oleh para penyair cilik. Tidak hanya begitu saja, para pembicara cilik juga memanifestasikan sajak-sajak yang beken tapi diperbarui dalam cara memanifestasikan. Ibu Vu Thi Quynh Lien, Wakil Kepala Balai Penerbitan Kim Dong mengatakan: “Sajak adalah cara pendekatan yang paling mudah dan indah agar anak-anak menerima bahasa dan irama. Oleh karena itu, lapangan sajak untuk para penyair cilik mempunyai banyak arti bagi para pembacara pada umumnya dan para pembaca cilik pada khususnya. Kami mengharapkan bahwa dengan cara memperbarui karya-karya sajak dengan langgam baru akan membantu mereka mendapat cara mendekati sajak yang lebih baru dan lebih sesuai dengan selera para pembaca dewasa ini”.
Hari Sajak Vietnam telah menjadi satu aktivitas budaya tahunan dengan nilai-nilai kemanusiaan yang mendalam, memenuhi hasrat kalangan penggemar sastra di seluruh Vietnam. Ini menjadi tempat janjian budaya khas, dimana semua orang bertemu dengan perasaan cinta terhadap sajak, tanpa memperdulikan usia untuk bersama-sama menganekaragamkan kehidupan rokhani serta membawa dunia persajakan Vietnam semakin berkembang.
Vietnamese
中文
日本語
한국어
Français
Русский
Deutsch
Español
Bahasa Indonesia
ไทย
ພາສາລາວ
ខ្មែរ