(VOVworld)- “Keluarga, sahabat dan Tanah Air” adalah judul buku memory karya Ibu Nguyen Thi Binh, Mantan Wakil Presiden Negara, Menteri Luar Negeri wanita yang pertama, Kepala Perunding Pemerintah Revolusioner Sementara Republik Vietnam Selatan dalam Perundingan Paris. Buku ini merekonstruksikan kehidupan beliau, satu saksi hidup yang telah ikut serta dan menyaksikan perubahan-perubahan dan pasang-surutnya sejarah, dari masa kanak-kanak sampai waktu ikut serta dalam aktivitas revolusi, tonggak-tonggak yang penting dalam perjuangan merebut kemerdekaan bangsa dan termasuk ketika sudah pensiun.
Atas nama orang-orang yang se-generasi, ada orang yang masih hidup, ada yang sudah meninggal dunia, ibu Nguyen Thi Binh berbagi perasaan-perasaan yang kuat dan mendalam dari generasi remaja pada periode perjuangan revolusioner. Dari perasaan-perasaan yang kuat dan pemikiran generasi pada waktu itu, yang beliau sebutkan sebagai “orang-orang yang mirakel” akan menyampaikan ilham kepada generasi muda, menyampaikan semangat yang kuat itu pada periode pembangunan Tanah Air dewasa ini. Melalui buku memory ini, ibu Nguyen Thi Binh juga ingin menasehati bahwa semangat persatuan besar nasional adalah kekuatan dari semua kemenangan, dalam periode yang manapun. Beliau mengatakan “Saya pikir bahwa pelajaran paling besar yang dimiliki rakyat Vietnam ialah persatuan. Persatuan nasional demi tujuan bersama. Itu merupakan pedoman kemenangan pada masa lampau. Pedoman itu juga merupakan pedoman kemenangan untuk masa kini dan masa depan. Kita mempunyai dasar untuk menciptakan persatuan besar nasional. Yaitu kita mempunyai satu asal-usul bersama, satu bahaya bersama dan satu hari depan bersama yang megah untuk Tanah Air. Untuk membangun negeri Vietnam menjadi kuat agar kita mampu membela Tanah Air, kita harus mempunyai orang-orang baru yang punya moral, ide dan kepercayaan. Kita terus menaklukkan hati nurani umat manusia. Itulah hal-hal yang saya sampaikan dalam buku memory ini”.
Pengarang Nguyen Ngoc, orang yang bekerja dengan ibu Nguyen Thi Binh selama menulis buku memory ini memberitahukan bahwa melalui buku memory ini kita bisa melihat adanya kombinasi yang khusus antara yang sederhana dengan intisari kemegahan dan antara yang halus dengan yang konsisten dalam hati ibu. Buku memory ini juga menimbulkan rasa ingin tahu bagi para pembaca. Pengarang Nguyen Ngoc mengatakan: “Ketika memegang buku memory ini, semua orang punya psykologi menunggu hal-hal yang atraktif di luar dugaan tentang Konferensi Paris tentang Vietnam, satu konferensi yang sangat sulit seperti yang dibicarakan orang bahwa itulah perundingan yang paling panjang dalam sejarah diplomatik dunia, dimana ibu Nguyen Thi Binh adalah salah seorang teras dalam perundingan itu. Kalau kita menunggu hal itu dalam karya ini, kita akan tidak mendapat kepuasan sepenuhnya. Akan tetapi, menurut saya, hal-hal yang atraktif di luar dugaan dalam karya ini ialah hal-hal yang atraktif di luar dugaan yang lebih mendalam mengenai manusia, jalan dan asal-usul yang telah menciptakan kekuatan yang khusus dalam hati wanita yang kecil sosok tubuhnya agar beliau bisa memainkan satu peranan dalam sejarah Tanah Air”.
Pada usia 85 tahun, ibu Nguyen Thi Binh masih berhasil mempertahankan seluruh semangat dari seorang yang berkaitan dengan perjuangan merebut kemerdekaan bangsa untuk seumur hidupnya. Beliau menyampaikan kepada generasi muda pelajaran-pelaran dengan justru kehidupan beliau sendiridan semangat revolusioner yang senantiasa remaja, selalu baru melalui buku memory “Keluarga, sahabat dan Tanah Air”./.
Vietnamese
中文
日本語
한국어
Français
Русский
Deutsch
Español
Bahasa Indonesia
ไทย
ພາສາລາວ
ខ្មែរ