(VOVworld) – Malam bulan purnama bulan ke delapan menurut kalender Imlek atau disebut Pesta Pertengahan Musim Gugur adalah pesta untuk anak-anak. Di mata anak-anak, malam bulan purnama bulan delapan selalu luar biasa, mereka selalu antusias menunggu-nunggu orang-orang dewasa memberikan hadiah-hadiah yang mereka senangi seperti lentera, lampu berbintang dan lain-lain dan mereka merasa senang ketika dapat menikmati kue bulan tradisional atau bersama dengan orang tuanya turun ke jalan untuk memandangi bulan. Dan dalam malam pesta itu, mainan anak-anak adalah sebagian yang tidak bisa kurang bagi anak-anak baik di perkotaan atau di daerah pedesaan.

Seperti halnya dengan banyak ayah muda lain, saudara Nguyen Ky sedang memilih beberapa mainan tradisional Vietnam untuk anak laki-lakinya yang baru berusia 5 tahun. Menurut dia, memilih mainan tidak hanya demi selera tapi juga untuk membuat anaknya lebih mengerti kebudayaan dan sejarah bangsa. Dia mengatakan: “Menggunakan mainan anak-anak Vietnam dan membeli barang kerajinan buatan orang Vietnam adalah untuk merangsang semangat nasionalisme dan juga mendidik anak-anak tentang mainan-mainan tradisional dari para pendahulu. Pertama-tama ialah harus membuat anak-anak mengerti bahwa mainan ini dibuat oleh orang Vietnam, kedua ialah ia punya arti meneruskan tradisi dan menegaskan semangat patriotisme”.

Dalam pada itu, saudari Thu Huyen sedang memilih lampu yang berbentuk ikan mas untuk anak perempuannya. Dia memberitahukan bahwa sekarang ini, mainan untuk anak-anak sangat beranekaragam, warnanya sangat indah, tapi dia hanya membeli mainan yang kental dengan identitas kebudayaan untuk anaknya. Dia mengatakan: “Saya membeli lampu yang berbentuk ikan mas dan lentera untuk anak saya. Lentera merupakan simbol musim gugur karena ada acara mengarak lampu. Sedangkan, lampu yang berbentuk ikan mas juga merupakan imajinasi tradisional. Saya juga menginginkan bahwa melalui mainan-mainan tradisional ini anak saya mengerti kebudayaan orang Vietnam”.
Mainan anak-anak tradisional dibuat oleh para pengrajin di desa-desa kerajinan pinggiran kota Hanoi. Para pengrajin sedang berusaha untuk menyelesaikan pesanan mainan anak-anak yang terakhir sebelum Pesta Pertengahan Musim Gugur. Keluarga saudari Nguyen Thi Tuyen yang terkenal di desa Van Canh tentang mainan-mainan anak-anak. Pada tahun ini, mainan-mainan anak-anak banyak dipesan oleh pelanggan terbanding dengan tahun lalu.Walaupun kebutuhan anak-anak mengalami perubahan, tapi, produk-produk kerajinan tradisional untuk selama-lamanya merupakan asal-usul kebudayaan bangsa yang menjelujuri kehidupan anak-anak Vietnam ketika Pesta Pertengahan Musim Gugur tiba. Dia mengatakan: “Sebenarnya, mainan anak-anak berkaitan dengan masa kanak-kanak saya. Dari masa kecil, keluarga saya melakukan kerajinan ini, maka saya sendiri juga mengerti arti mainan anak-anak. Itu juga merupakan motivasi bagi saya untuk menjaga kerajinan membuat mainan anal-anak”.
Mainan-mainan anak-anak semakin menduduki keunggulan di pasar Pesta Pertengahan Musim Gugur. Hal itu semakin memperlihatkan bahwa nilai budaya tradisional merupakan satu fundasi bagi orang Vietnam untuk membangun kebudayaannya, turut menegaskan bahwa budaya folklor merupakan daya hidup internal seperti yang dikatakan oleh almarhum Perdana Menteri Vietnam, Pham Van Dong bahwa “Kehilangan kerakyatan berarti kehilangan jiwa bangsa”./.
Vietnamese
中文
日本語
한국어
Français
Русский
Deutsch
Español
Bahasa Indonesia
ไทย
ພາສາລາວ
ខ្មែរ